Oreology

Softskill

Softskill ke-4 >> Indomie Terancam Hilang dari Peredaran

on October 17, 2010

Berita yang masih terngiang baru-baru ini, beredar luas dan sedang gencar dibicarakan dikalangan masyarakat, yakni kabar dari Indomie yang peredarannya mulai dihentikan di negara Taiwan.

Zat hydroxilmethyl benzoate yang terkandung didalam bumbunya, menjadi salah satu pemicu penarikan Indomie di Taiwan adalah zat yang digunakan untuk mengawetkan berbagai produk termasuk makanan, kosmetik dan obat-obatan. Produk Indomie yang beredar di Indonesia juga menggunakan zat yang sama yaitu zat hydroxilmethyl benzoate. Namun kadar pengawet yang juga memiliki nama lain Nipagin itu telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh pihak Badan POM.

Seperti yang telah dijelaskan oleh Kepala Badan POM, Kustantinah, bahwa penggunaan Nipagin sebagai bahan pengawet telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722 Tahun 1988 tentang bahan tambahan pangan.

Selain Nipagin, juga ada beberapa jenis pengawet lain yang diizinkan BPOM untuk digunakan dalam mie instan misalnya asam benzoat dan propeonat.

Nah, menurut pandangan saya seharusnya pihak Badan POM bisa menyeleksi lebih ketat semua makanan yang akan diedarkan untuk dikonsumsi masyarakat luas, apalagi sampai ke wilayah mancanegara. Seperti yang dilakukan pihak Indomie, yang mengirim prodik Indomie ke negara Taiwan. Seharusnya pemerintah juga turut prihatin dengan adanya permasalah ini. Dan membantu melesaikan masalah ini.

Apalagi rasa dari produk indomie sudah sangat lekat dengan lidah banyak orang, terutama masyarakat Indonesia kebanyakan. Hampir semua masyarakat Indonesia, menyukai cita rasa dari produk Indomie. Dan kita semua warga Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Internet. Eits, Internet ini, bukan semacam perangkat komputer yang dihubungkan dengan jaringan. Tapiiii, Internet ini adalah singkatan dari Indomie, telor, dan kornet. Yang tak lain, adalah makanan favorit warga Indonesia ketika cuaca sedang dingin.

Akhirul, semua diserahkan pada diri kita masing-masing. Kita sendiri yang tahu mana yang baik untuk dikonsumsi, juga menyehatkan badan🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: