Oreology

Softskill

Tanggung Jawab..

on May 31, 2011

Dalam setiap kata yang kita ucapkan, setiap gerak yang kita perbuat, setiap langkah yang kita inginkan. Itu semua harus didasari dengan adanya tanggung jawab. Mengapa harus begitu? Jika tanggung jawab itu bernilai kosong, apa yang akan kita dapat? Yang akan kita dapat hanyalah kekecewaan saja. Setiap apapun yang akan diambil itu harus ada tanggung jawabnya. Tanggung jawab sangat dibutuhkan untuk mencapai kerukunan.

Dalam aplikasi kehidupan sehari-hari, kini banyak terjadi free sex dikalangan remaja. Free sex ini terjadi karena mereka yang melakukan hal ini, tidak mendasarinya dengan rasa tanggung jawab dan pastinya tanpa pola pikir yang panjang. Kebanyak dari mereka itu hanya mementingkan enaknya saja. Padahal free sex itu sangatlah dilarang oleh agama, ditentang oleh banyak masyarakat pada umunya, meninmbulkan banyak masalah internal maupun external.

Free sex yang memang terjadi berkelanjutan, tentunya akan membuahkan hasil janin. Dan si pelaku pria yang melakukan hal tersebut harus bertanggung jawab atas perbuatan yang telah ia lakukan kepada pihak wanita nya. Tanggung jawab sangat diperlukan untuk masa depan si calon ibu juga anaknya kelak. Tapi pada kenyataannya kini banyak yang melakukan free sex lalu kejadian yang tidak diharapkan (hamil diluar nikah) terjadi, banyak yang tidak bertanggung jawab, mereka semua lari dari kenyataan hidup yang memang sudah terjadi.

Bagaimana dengan masa depannya? Ya, mereka tidak berpikir panjang akan hal itu. Setiap apapun yang kita perbuat entah itu negatif atau positif, pasti harus disertai dengan rasa penuh tanggung jawab.

Setiap jawaban yang akan kita ambill juga harus disertai dengan rasa tanguung jawab. Jika tidak, maka jawaban yang kita ambil itu akan menemui masalah yang tidak kita inginkan. Dan mungkin akan menuai cibiran yang tidak enak dari lingkungan sekitar kita.

Jadi, ingatlah dalam setiap langkah yang akan kita ambil. Sertai dengan penuh rasa tanggung jawab. Karena itu juga merupakan proses pembelajaran untuk diri kita menjadi lebih dewasa. Menuju proses pendewasaan diri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: