Oreology

Softskill

Kegelisahan..

on June 1, 2011

Kegelisahan

Sekarang ini, masa-masa peralihan bagi para siswa dan siswi sekolah baik yang dasar, menengah, dan menengah atas yang tengah harap-harap cemas. Kenapa harap-harap cemas? Ya, karena kini mereka sedang menantikan pengumuman dari tempat menuntut ilmu yang mereka pilih. Yang dari tingkat SD elanjutkan ke tingkat SMP, tingkat SMP melanjutkan ke SMA, serta yang dari tingkat SMA ke tingkat perguruan tinggi, pastinya mereka-mereka itu telah memilih tempat sekolah lanjutan mereka yang mereka inginkan dan tentunya masuk dalam kriteria mereka, misalnya saja yang bertaraf internasional, tergolong dalam sekolah negeri, populer, dan tentunya tempatnya nyaman.

Tapi itu semua mungkin saja ada yang tercapai dan ada yang tidak. Maka dari itu mereka semua mengalami kegelisahan. Jika belum ada pengumuman, pasti kegelisahan itu terus dirasakan sampai dengan datangnya saat-saat yang paling dinanti-nantikan yaitu adalah pada saat  waktu pengumumannya berlangsung.

Harapan mereka sanat besar untuk diterima pastinya, tapi jika takdir berkata lain dan ada harapan mereka yang tidak tercapai, itu juga yang kemudia membuat mereka menjadi sangat gelisah karena pengumuman yang mereka dapat tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Ya, kita doakan saja agar apa yang para pelajar tersebut harapkan, yaitu masuk ke sekolah lanjutan yang mereka idam-idamkan bisa tercapai dan tersampai cita-citanya.

Kegelisahan sangat erat kaitannya dengan perasaan ataupun suasana hati yang tentunya tidak enak, diantara pilihan, dan tersakiti oleh lingkungan atau oleh suatu hal apapun yang dirasakannya.

Setiap kegelisahan juga menimbulkan rasa yang sangat nyesak di hati. Saat kita ditimpa bertubi-tubi masalah yang dihadapi. Setiap cobaan yang mampu menghampiri kita.

Tapi setiap kegelisah yang kita hadapi, harus kita tepis bersama, jangan hanya dipendam saja, karena itu malah akan membuat kita semakin merasa hancur atau dengan kata lain, tingkat kegelisahannya pun akan semakin dan terus makin bertambah.

Jika kita membawa setiap masalah dengan santai dan terbuka terhadap orang lain, maka sedikit demi sedikit dan lama-kelamaan rasa gelisah itu akan berkurang dan bahkan akan hilang dengan sendirinya. Sehingga tidak ada lagi yang akan membebani pikiran dan juga hati kita


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: