Oreology

Softskill

Definisi & Metodologi Ekonomi

on May 8, 2012

Definisi Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi, tentu dua kata tersebut sudah tidak asing lagi terdengar di dunia perjual-belian. Ilmu ekonomi berkembang sudah sejak abad-abad dahulu. Kegiatan manusia dulu dan kini tidak pernah lepas dari ilmu ekonomi. Terutama dalam hal tukar menukar barang yang satu dengan barang yang lain. Dapat disimpulkan bahwa definisi dari Ilmu ekonomi yakni adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan suatu kemakmuran.
Jadi, inti dari masalah ekonomi yaitu adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan.
Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Dari yang sering kita lihat, gambaran secara umum yaitu subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal dikalangan kita pada umunya adalah mikroekonomi dan makroekonomi. Selain itu juga terdapat subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) dan normatif, mainstream dan heterodox, dan lyang lain-lainnya. Dalam hal ini ekonomi juga bisa difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah, bahkan negara.
Selain itu untuk teori ekonomi juga dapat digunakan khususnya dalam bidang-bidang selain bidang moneter, yakni misalnya penelitian perilaku kriminal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, penelitian ilmiah untuk para mahasiswa atau pelajar, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lain-lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ilmu ekonomi sendiri adalah merupakan ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah sebagai berikut :
  • teori pasar bebas
  • teori lingkaran ekonomi
  • invisible hand
  • informatic economy
  • daya tahan ekonomi
  • merkantilisme
  • briton woods
Di sisi lain, ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Fokus analisa ekonomi yakni adalah “pembuatan keputusan” dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. misalnya bidang pendidikan, pernikahan, kesehatan, hukum, kriminal, perang, dan agama.
Gary Becker dari University of Chicago adalah merupakan seorang perintis trend tersebut. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya, tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapatnya ini terkadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.

Banyak ahli ekonomi tingkat tinggi merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide, konsep, dan metodenya walaupun menurut pendapat kritikus, kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan “apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?”

Metodologi Ekonomi
Metodologi ekonomi sering juga disebut sebagai The queen of social sciences, karena ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri, yang mengkombinasikan matematika, statistik, dan teori ekonomi. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum), yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat, dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Di sisi lain, metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah.Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: