Oreology

Softskill

Perilaku Produsen

on July 4, 2012

Dalam artikel yang akan saya post-kan kali ini yaitu mengenai “Perilaku Produsen”. Karena di masa kini, dunia perekonomian yang didalamnya terdapat perikalu ekonomi, pasti bersangkutan dengan tiga pokok dari kegiatan ekonomi, salah satunya yaitu “produsen”.
Berikut ini merupakan penjelasan tentang produksi. Produksi merupakan konsep arus (flow consept), yang mengandung pengertian bahwa kegiatan produksi dapat diukur dari jumlah barang-barang atau jasa yang dihasilkan dalam suatu periode waktu tertentu, sedangkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan tidak akan berubah atau tetap.
Dalam suatu perusahaan, pelaku perusahaan seperti manajer, karyawan, dan komponen lainnya termasuk ke dalam perilaku produsen. Suatu perkumpulan mendirikan perusahaan tentu mempunyai tujuan. Berikut ini meruppakan tujuan dari perusahaan :

  •  Maksimisasi Sumberdaya (Tenaga Kerja)
  • Maksimisasi Output (Penjualan)
  • Maksimisasi Growth (Pertumbuhan)

Selain itu, suatu perusahaan yang didirikan juga tentunya memiliki kategori dari kegiatan produksi yang setiap hari dijalaninya, yaitu sebagai berikut :

 

  • Produksi sesuai pesanan (custom-order production)
  • Produksi massal yang kaku (rigid mass production)
  • Produksi massal yang fleksibel (flexible mass production
  • Proses atau aliran produksi (process or flow production)

Dalam perilaku produsen, tentu kita akan menemukan fungsi-fungsi yang didapat dari perilaku produsen yang telah dijalani tersebut. Fungsi produksi yaitu sebagai berikut:

 

  • Model matematis yang menunjukkan hubungan antara jumlah faktor produksi (input) yang digunakan dengan jumlah barang atau jasa (output) yang dihasilkan.
  • Fungsi Produksi Total (Total Product): TP

TP ↔ Q = f(L, K); L = tenaga kerja, K = Modal

  • Produksi rata-rata (Average Product): AP

APL = TP/L atau APK = TP/K

  • Produksi Marjinal (Marginal Product): MP

MPL = ∆TP/∆L atau MPK = ∆TP/∆K

Di dalam perilaku produsen terdapat hokum-hukum yang berlaku. Salah satunya yaitu The Law of Diminishing Return. Hukum yang menyatakan berkurangnya tambahan output dari penambahan satu unit input variabel, pada saat output telah mencapai maksimum. Dalam hokum tersebut, belaku asumsi sebagai berikut :
1. Hanya ada satu unit input variabel, input yang lain tetap.
2. Teknologi yang digunakan dalam proses produksi tidak berubah.
3. Sifat koefisien produksi adalah berubah-ubah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: